Ratusan calon mahasiswa yang lolos SNBP dan SNBT 2026 di Universitas Tidar (Untidar) Magelang tidak melakukan daftar ulang. Jumlah tersebut dinilai kecil dibanding dengan jumlah mahasiswa yang diterima.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof Suyitno, menyebut ada 60 dari 936 calon mahasiswa jalur SNBP yang mundur.
Sementara di jalur SNBT ada 347 dari 2.418 peserta yang diterima memilih mundur.
"SNBT (17.212 pendaftar), kita daya tampungannya 2.418. Yang daftar ulang 2.071. Yang tidak daftar ulangan 347, presentasenya 14,4 persen. Ya, jadi 14,4 persen," lanjutnya.
Dia mengatakan pihak kampus tidak mengetahui alasan para calon mahasiswa itu memilih mundur. Sebab, peserta yang ingin mundur hanya perlu tidak melakukan daftar ulang tanpa memberi alasan.
Suyitno menyebut ada beberapa hal yang biasanya menjadi alasan para camaba tidak daftar ulang. Seperti diterima di sekolah kedinasan atau memilih perguruan tinggi lain.
"Yang mungkin pertimbangannya itu dulu milih itu, tapi kemudian setelah ketompo (diterima) pikir-pikir. Namanya orang sekitar seribuan itu kan ya nggak bisa, semuanya orang konsisten. Orang berubah pikiran dalam hitungan bulan atau kalau tidak mereka diterima di perguruan tinggi kedinasan," ujar Suyitno.
Dia mengatakan, kampus UNTIDAR juga tak serta merta melakukan blacklist terhadap asal sekolah saat ada siswa yang diterima jalur SNBP itu memilih mundur. Blacklist disebut ditentukan oleh panitia pusat.
"Sudah. Jadi kami dapat datanya kan dari pusat yang blacklist itu dan ya kami terapkan," imbuhnya.
Menurutnya, sepanjang tak ada hal menonjol terkait mundurnya calon mahasiswa itu, sekolah tidak akan kena blacklist.
"Nggak secara begitu ketat (blacklist tahun berikutnya), saklek itu tidak. Sepanjang tidak parah ya. Parah itu artinya seperti main-main. Tapi, selama ini yang daftar di Untidar itu tidak ada yang berpikirnya itu hanya coba-coba main-main," kata dia.
Suyitno menjelaskan kekosongan kursi itu juga akan dimasukkan sebagai tambahan untuk jalur lainnya. Kekosongan dari jalur SNBP diberi ke jalur SNBT, sementara kekosongan di jalur tulis diberikan ke jalur mandiri.
Sumber: Detik Jateng
MASUK PTN